petromaks

Opini Pada Sebuah Kolom

Posted in Pendapat by Hendrixus Rumapea on 1 September 2006

Sebuah koran atau majalah biasanya memiliki kolom spesial untuk menuliskan opini. Bagi saya kehadiran kolom ini memberikan suatu wacana sudut pandang seseorang terhadap suatu peristiwa yang terjadi secara lokal atau antar bangsa.

Surat berita yang baik, menurut hemat saya, harusnya memiliki kolom spesial yang menjadi menu utama pembaca yang lain hanya hidangan penutup atau tambahan. Kehadiran kolom ini selalu ditunggu-tunggu dan akan dilahap pertama kali.

Beberapa kolom yang sering saya baca adalah tulisan Goenawan Muhammad (GM) di Majalah Tempo. Tulisannya diberi nama Catatan Pinggir, diambil demikian mungkin karena tulisan ini berada di lembar terakhir (entahlah). Opini GM tidak usang, tak heran kalau Catatan Pinggir hadir dalam edisi buku yang memuat kumpulan tulisannya di kolom Tempo. Posisi tulisan GM ini sentral, tak boleh digantikan. Mungkin pembaca Tempo akan ngambek bila Tempo absen menghadirkan opini GM.

Tak jauh beda dengan Tempo, Harian Poskota juga punya kolom istimewa dan diminati pembacanya. Nama kolom itu “Nah Ini Dia.” Kolom ini mengulas drama kehidupan masyarakat ibukota dalam sisi manusia yang paling primitif -urusan ranjang dan syahwat. Sudilah anda jangan tertawa, sebab kolom ini sangat diminati masyarakat kita. Ceritanya mungkin tak bermutu namun gampang dimengerti. Bila “Catatan Pinggir” hadir dalam format buku, kolom “Nah Ini Dia” lebih istimewa dan berani tampil dalam adegan layar kaca di sebuah stasiun televisi.Kompas dulu juga mempublikasikan kolom Kompasiana dengan menampilkan tulisan-tulisan P.K. Ojong (salah seorang pendiri Kompas). Sayang saya tak sempat membaca tulisan beliau. Selain beliau dahulu juga ada kolom seorang pastur bernama M.A.W Brouwer. Tulisan beliau masih bisa saya baca (lumayan enak untuk dibaca) dalam buku-buku yang diterbitkan Penerbit Kompas. Selain dua tokoh ini, Kompas juga tampil dalam spesial karikatur hasil oretan G.M. Sudharta menampilkan tokoh “Om Pasikom.”

Kalau sekarang mungkin Kompas kelihatan kering, tak punya tokoh yang mampu dibebani tugas menulis opini yang memikat pembacanya. Semasa kampanye dan pemilu, Kompas sempat menampilkan kolom Budiarto Shambazy. Sayang bagi saya tulisan ini terlalu condong pro satu kubu kontestan pemilu. Bung Budiarto nampaknya cocok menjadi komentator sepakbola saja, seperti yang dilakukannya saat meliput dan menulis Piala Dunia 2006 di negeri Hitler pada surat kabar terbesar nasional ini.

Walau demikian kolom opini sepakbola yang terbaik -bagi saya, tetaplah milik Sindhunata. Kolumnis yang juga pengarang buku “Anak Bajang Mengiring Angin” ini mampu menghadirkan opini dan spekulasi yang berbeda dalam menyaksikan sebuah pertandingan mengolah si kulit bundar. Salah satu tulisannya (paling saya suka) pada Piala Dunia Jerman yang lalu dapat dibaca di sini
Bahkan beliau sempat memaksa Gus Dur (kala itu menjadi presiden) untuk menanggapi tulisannya tentang Piala Eropa yang berkorelasi dengan gonjang-ganjing kabinet Gus Dur.

Koran terbitan sore hari, Suara Pembaruan, pun tidak mau kalah. SP menghadirkan tulisan-tulisan Christianto Wibisono dalam kolom Wash Watch. Saya juga sangat senang dengan opini Pak Chris. Menurut hemat saya, beliau berpikiran terbuka dan sangat ingin Indonesia bergerak maju mengejar ketertinggalan. Sayang beliau harus absen beberapa saat sehubungan dengan sakit hepatitis C yang menggerogoti kesehatannya. Terakhir beliau kembali dengan tulisan yang menyoroti Politik Indonesia-Amerika.

Sekarang urusan kolom tidak hanya terbatas dalam surat kabar dan majalah. Internet telah membuka kesempatan kepada semua orang untuk memberi opini dalam sebuah kolom pribadinya. Tentu saja mereka bebas memberi nama kolom tulisan ini dalam suatu media bernama blog.

Beberapa kolom yang rutin saya kunjungi adalah:

  1. Kolom Budi Rahardjo, salah seorang dosen di EL-ITB, sayang saya belum pernah diajar beliau .
  2. Priyadi’s Place, sebuah kolom gudang informasi.
  3. Enda Nasution, berisi opini dan link-link yang menarik untuk dijelajah.

Ada beberapa blog teman yang sekali-kali saya kunjungi. Ada pemahaman baru tentang hidup saat membaca pengalaman dan pandangan hidup seseorang dalam sebuah kolom.

Saya sendiri terkadang malu menuliskan apa yang dialami dan pikirkan, namun cuek saja daripada terus dipikirkan dan membuat suntuk, lebih baik dilepaskan dalam bentuk tulisan. Satu saat nanti saya pasti akan tertawa membayangkan kebodohan dan perasaan saya saat menulis tulisan itu -sesudahnya tentu saya belajar mengerti peliknya hidup.

Bagi teman saya yang sudah lama beristirahat menulis, ayo dong nulis lagi. Tulisan ini sebuah ajakan! Bagi yang belum menulis, ayo menulis dan berbagi🙂

4 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Treize said, on 19 December 2006 at 10:28 pm

    Salam. Ga sengaja nemu jurnal ini lewat Google.
    Saya sepakat. Saya senang sekali dengan tulisan-tulisan GM. Luar biasa, sangat berbobot!
    Eh, tapi baik laporan bola maupun musik Budiarto Shambazy saya nggak suka. Menurut saya dia itu… ung, kalau ngebelain sesuatu kelihatan banget gitu, jadi tulisannya seringkali berat sebelah dan terlalu patronizing. Dan terlalu… hmmm, merasa benar sendiri, gitu. Susah lah njelasinnya, pokoknya saya ndak suka tulisan-tulisan dia.
    Pake ngatain Jurgen Klinsmann yang gaya melatihnya eksplosif norak, lagi… Iiih, kalo ga suka orang kaya gitu ya biarin aja napa, orang seneng, Klinsmann juga nggak melanggar aturan apa-apa dalam bola toh?

  2. pengguna said, on 20 February 2007 at 10:27 am

    Kebetulan saya tgl lahir saya dan GM sama *apa hubungannya nda? hehehe*

  3. Hendrixus Rumapea said, on 20 February 2007 at 11:14 am

    wah.. seleb blog ngasih komen di blog awak yg lama gak di-apdet😦
    jadi semangat mo posting lagi niy😀 tp kerjaan msh nunmpuk… puk…

  4. rezaantonius said, on 5 October 2008 at 9:38 pm

    coba anda cek ini deh
    http://rezaantonius.blogspot.com/

    tolong kasih komentar. Saya sangat menghargainya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: