petromaks

Sinkronisasi Kehidupan

Posted in Pendapat by Hendrixus Rumapea on 30 November 2006

Sebenarnya agak canggung mencomot kata “sinkronisasi”. Pengennya mengambil kata dari bahasa Indonesia yakni keserempakkan, sayang kurang enak di dengar.

Sinkronisasi ini mutlak diperlukan dalam segala sisi. Biar agak kelihatan ‘berisi’ tulisan ini, baiklah saya kaitkan sedikit dengan pelajaran kuliah dulu.

Mohon maaf bila setiap filosofi tulisan saya selalu mengambil analogi dan pemisalan menggunakan literatur elektrik. Maklum dulu cuma buku ini yang dibaca. Wajib hukumnya membaca buku-buku tersebut, mesti sering tak lulus mata kuliah yang terkait. Sedang kan membeli buku susastra sih ada minat, sayang duit cekak!😀

Sewaktu kuliah dulu, saya sempat belajar mesin-mesin listrik yang terbagi atas dua cara kerja yaitu:

  1. Mesin tak-serempak (lazim diaplikasikan sebagai motor dan disebut mesin induksi).
  2. Mesin serempak (banyak dipergunakan sebagai generator/alternator).

Dengan sedikit membuka referensi dari beberapa situs tentang mesin listrik berikut saya jelaskan cara kerjanya. Saya ingin menjelaskan mesin induksi, sebab mesin ini berperilaku sama seperti pola-pola hidup ini. Agak tak-sinkron! Mana ada sih hidup ini yang sinkron seluruhnya, Bung!.

Mesin induksi (asinkron) diperkenalkan oleh Nikola Tesla. Ilmuan kebanggaan negeri Serbia ini mengidentifikasi prinsip medan putar pada mesin arus bolak-balik. Prinsip ini menjadi dasar bagi konstruksi mesin induksi dengan menghilangkan fungsi sikat komutator pada mesin arus searah.

Arus tiga fasa yang masuk pada bagian stator akan membentuk medan putar pada stator motor. Medan putar ini akan menginduksi rotor dan membentuk arus searah yang akan menghasilkan gaya mekanik (berdasarkan hukum Lorentz). Gaya ini yang akan menghasilkan torka berlawanan yang saling menguatkan untuk memutar rotor.

Yang menarik bagi saya, rotor akan berputar sedikit lebih lambat dibandingkan medan putar yang terbentuk dirotor. Perbedaan putaran ini telak harus ada supaya terbentuk induksi listrik. Tanpa ada induksi motor tidak dapat berputar.

Berikut parameter dan besaran hubungan medan putar dan putaran rotor:

Ns = 120 f / p
Ns = kecepatan sinkron pada rotor (putaran/menit)
f = frekuensi arus bolak-balik
p = jumlah kutub per belitan fasa
Untuk rotor akan berputar sedikit lebih kecil dari kecepatan sinkron, yang umum disebut slip. Saat motor tidak dibebani maka slip akan kecil, sebab putaran rotor hampir sinkron dengan kecepatan sinkron. Namun saat motor dibebani maka slip akan berada pada nilai 2-3%, untuk kasus khusus dimungkinkan sampai 7%.
Slip itu sendiri didefinisikan berikut ini:

s = (NsNr) / Ns
Nr = kecepatan putar rotor (dalam putaran/menit)
s = slip, bernilai diantara 0 s.d. 1

Yang menarik bagi saya adalah ke-asinkron-an ini justru menjadi prinsip dasar cara kerja motor ini. Namun ke-asinkron-an ini harus dijaga supaya terbentuk sekecil mungkin.
Dalam menyinkronisasi kehidupan ini, menurut hemat saya kita tidak mungkin dalam kondisi sangat ideal. Apa yang kita inginkan sinkron dengan di kehidupan nyata tidak serta merta gampang diwujudkan. Kita hanya berusaha tapi kesinkronan itu mungkin cuma milik-Nya sahaja.
Dalam pada itu, mengapa kita membutuhkan sinkronisasi? Sebab banyak proses dalam kehidupan ini bekerja dengan saling ketergantungan (dependent process).Bolehlah kita tinjau satu peristiwa: janjian ketemu dengan teman. Kita harus menyinkronkan tempat dan waktu untuk bertemu. Dicarilah tempat dan waktu yang paling ideal yang mudah dan nyaman bagi pihak yang ingin bertemu.
Kita membuat komitmen untuk sinkron dengan kesepakatan bersama. Pada saat saya ingin melaksanakan komitmen ini untuk pergi ke waktu dan tempat yang ditentukan, saya akan melakukan proses yang bebas (independent process) terhadap teman-teman yang ingin bertemu, tapi saya harus kembali menyinkronkan dengan cara saya untuk sampai di tempat pada waktu yang telah disepakati.
 
Bila saya memilih menghemat ongkos, maka saya harus menyinkronkan dengan jadwal bus. Atau saya lagi punya duit dan memilih naik taksi, maka waktu akan lebih fleksibel untuk disinkronkan.
 
Untuk dapat mensinkronkan kehidupan ini, kita harus sering mengumpulkan dan berbagi informasi. Dengan demikian kita saling mengerti satu sama lain akan perbedaan dan independensi yang dimiliki oleh masing-masing individu.
 
Dengan saling berbagi, kita dapat mengurangi simpangan yang merusak kerjasama independent process sehingga dapat terbentuk proses yang bekerjasama secara komprehensif.
Kesudahannya hidup yang mengalir ini kita dapat berjalan dalam proses yang berdiri sendiri dan juga proses yang bekerja sama.

5 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. jerri said, on 1 December 2006 at 4:52 pm

    astaga….
    lieur…

  2. harianta said, on 3 December 2006 at 3:16 am

    Hoi Longap,

    kenapa cape2 nerangin Motor2 Elektrik trus contoh dalam dunia nyatanya cuma janjian ketemu sama teman?? Awak kira mau dicampur adukkan sepukul dua pukul sama Filsafat hidup kawan awakk…dibumbui sastra gitu..kaya si apss dan hokky ..

    Kecapean mempersiapkan bahannya ya coy? he he he

    bikin sambungannya lah…. masih belum kesampaian poin mu . Kalau cuma kesel janjian ga sinkron, cape kali bikin ilustrasi melibatkan Tesla si satuan induksi..:-)

  3. Ikman said, on 6 December 2006 at 6:56 pm

    gila chus lo lagi pusing aja bisa ngeluarin rumus, jadi gue d yang pusing, jangan serius2 donk, mending bikin tulisan untuk 17tahun.com aja, pasti banyak yang komen

  4. muhammad Buchari said, on 6 November 2007 at 4:18 pm

    elu gila ya nulis ginian.

  5. eriek said, on 5 December 2007 at 12:48 pm

    ich erastaunt, warum sagen sie???


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: