petromaks

Adaptasi

Posted in Artikel by Hendrixus Rumapea on 15 June 2007

Entah apa yang dipikirkan oleh mbah Charles Darwin dalam buku the Origin of Species? Mbah kita ini mengeluarkan statement yang mengejutkan mengenai asal-usul manusia dan seleksi alam.

Mungkin mengenai asal-usul manusia, kita boleh skip-kan saja. Namun mengenai seleksi alam, entah kenapa bagi saya teori ini menjadi penting. Sebab menyangkut dengan kemampuan beradaptasi.

Satu bulan yang lalui, saya pindah kerja -masih masuk dunia kelistrikan yang serba korsleting.  Sebenarnya saya masih bertanya-tanya, apakah saya ini kompetibel dengan dunia kelistrikan meski cuma di level tukang jualan bin sales.

Minggu pertama saya lewati dengan keheranan, terlalu banyak lingkup yang harus dipelajari. Sulit awak membayangkan dan merencana, apa langkah yang harus dibuat pertama kali. Strategi apa yang ditetapkan supaya saya cepat beradaptasi.

adaptasi : kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan suatu keadaan dan lingkungan yang spesifik.”

Seharusnya saya secara natural harus mempunyai perilaku yang adaptable terhadap lingkungan baru ini.

Nah, disini saya melihat bahwa diri dan mental saya belum siap secara total. Untuk bisa berkomunikasi dengan partner, saya butuh waktu lebih dari seminggu. Menurut saya itu terlalu lama untuk profesi tukang-jualan seperti saya ini.

Dari segi produk yang dijual saya juga, -sejujurnya- merasa bahwa diri ini bodoh banget. Nggak ngerti mengenai cubicle tegangan menengah. Di titik inilah saya baru mengerti aplikasi circuit breaker, load-break switch, fuse dan disconnector. Terlambat banget untuk ukuran lulusan elektro, -mengaku subjur aruskuat pulak….

Belum lagi urusan technical, ampunnnlaahh… saya nggak ngerti sama sekali mendesain sebuah sistem konfigurasi tegangan menengah, padahal ini masih sistem yang gampang. Gimana mo masuk ke sistem tegangan rendah yang serba kompleks.. Kemana aja awak selama ini yaaaa…

Kemarin, saya dapat sebuah inquiry dari sebuah pabrik tekstil. Mereka ingin menambah suatu sistem baru di pabriknya dan ingin membeli kubikel MV dan LV, tapi pengen lebih diajukan beberapa rancangan supaya mereka bisa memilih mana yang cocok.

Awak cuma dimodali one-line-diagram dan data seadanya. Ini memang lazim, biasanya klien memberi data itu masih kurang lengkap, setengah-setengah dan sering revisi di kemudiaan hari.

Dengan ragu-ragu, saya kirimkan request for quotation (RFQ) ke bagian technico-commercial. Hasilnya bisa ditebak, saya dipanggil ke ruangans sang big boss maha sepuh dan senior. Dia kroscek semua datanya yang sama punya bahwa itu sama sekali data hampa dan tidak bisa dijadikan bahan untuk mendesain dan memberikan penawaran. Saya cuma bisa diam, nggak ngerti apa-apa.  Malu banget!

Apakah saya siap dengan seleksi alam (natural selection) dunia baru ini? Inilah yang jadi saya pertanyaan.  Mau tidak mau saya harus berusaha memposisikan diri menjadi jerapah berleher panjang supaya bisa hidup.

Apa strateginya? Ah.. bagi saya yang penting tidak patah semangat saja..  hidup ini kan sebuah proses panjang, mungkin saja saat ini menjadi langkah-langkah kecil untuk sesuatu cita-cita di masa depan.

Saat malam sebelum tidur, saya merenung dan kadang ada suara yang berbisik: “Siapa yang setia dengan perkara-perkara kecil, kepadanya akan diberikan perkara-perkara besar.”

Bagi saya ini bukan perkara kecil lagi, tapi perkara besar dan saya harus setia!

Salam.

6 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Indah Sitepu said, on 17 June 2007 at 1:08 pm

    CHAYOOOO kak,
    pasti bisa…..;)
    SEMANGAT……

  2. iman Brotoseno said, on 22 June 2007 at 8:53 pm

    adaptasi sambil membaca peluang…tapi memang benar ini bukan kecil..salam

  3. Saut said, on 25 June 2007 at 9:56 am

    [“Siapa yang setia dengan perkara-perkara kecil, kepadanya akan diberikan perkara-perkara besar.”]
    Perenungan yg bijak lae. Senang membaca tulisan2xmu…Semoga sukses dalam masa adaptasinya

  4. Dhita said, on 9 August 2007 at 11:19 am

    Hebat Cus. Maju terus!!!

  5. arik said, on 5 February 2009 at 8:08 am

    emangnya adaptasi selalu berusaha menyesuaikan diri pada lingkungan yang spesifik aja y??????????

  6. icha said, on 22 August 2010 at 8:45 am

    koq ga lengkap yah??


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: